Jumat, 18 Maret 2011

Baru Kali Ini Valentino Rossi Tak Jadi Unggulan


[LOSAIL] Mungkin di MotoGP musim 2011 inilah, Valentino Rossi bakal tak menjadi pembalap unggulan. Dari hasil uji coba yang sudah dilalui hingga yang terakhir di Sirkuit Losail, Qatar, The Doctor bersama rekan setimnya di Ducati Nicky Hayden tak mampu menembus posisi tujuh besar.

Padahal balapan seri pertama yang berlangsung malam hari di Qatar tinggal hitungan hari (18-20 Maret). Rossi yang memacu Desmosedici GP11 hanya sempat meraih waktu terbaik di posisi delapan, untuk kemudian tergelincir di posisi 13 pada tes terakhir di Qatar.

“Sebenarnya kami sudah tak lagi jauh tertinggal. Hanya saja dalam uji coba saya masih merasakan sakit di bagian bahu. Mungkin karena tak kuat dengan intensitas uji coba yang berlangsung ketat dua hari beruntun,” demikian penjelasan Rossi.

Rossi memang mulai mengalami kemajuan dengan pacuan barunya tersebut. Ia menjadi yang tercepat diantara pembalap penunggang motor Ducati yang lain.

Namun situasinya berubah setelah Rossi terjatuh dari motornya. “Kondisi cuaca lebih berat dari sebelumnya, dan saya terjatuh karena selip di jalur garis putih, namun tak ada cedera serius,” demikian pengakuannya.

Tampaknya Rossi masih terkendala menahan beban tubuhnya terutama di bagian bahu, saat harus menikung. Kemarin saat melakukan 50 putaran, waktu terbaiknya masih tertinggal 1,3 detik dari catatan waktu pembalap andalan tim Honda, Casey Stoner.

Hanya saja jangan pernah meremehkan Valentino Rossi. Masih ingat ketika ia memutuskan pindah dari Honda ke Yamaha di akhir musim 2003. Banyak yang meremehkan The Doctor tak mampu meraih sukses jika tidak memacu motor Honda.

Namun pembalap Italia itu menjawabnya dengan meraih gelar juara dunia dua kali beruntun bersama Yamaha pada 2004-2005.

Rossi berhasil menemukan kelebihan Yamaha yang lebih kencang saat menikung dibandingkan Honda ketika itu. Itulah sesuatu yang diharapkan Ducati untuk menandingi motor-motor pabrikan Jepang.

Manajemen Ducati bahkan meyakini hanya dengan kemampuan 80 persen saja, Rossi sudah bisa membalikan keadaan.

Benarkah demikian? Kita tunggu saja pembuktiannya di Losail akhir pekan depan. [L-9]  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar